Kamis, 16 Januari 2020

Penyebab dan diagnosa penyakit kuning


Penyakit kuning  mempunyai nama lain yaitu jaundice adalah kondisi dari kulit dan juga pada bagian kelopak mata berwarna putih namun berubah warna menjadi warna kuning yang kemungkinan disebabkan karena tingginya kadar bilirubin. Bilirubin mengalir pada darah menuju hati, dan kemudian akan di hubungkan  dengan empedu. Bilirubin akan berpindah melalui saluran empedu ke dalam saluran pencernaan, sehingga dapat dikeluarkan dari tubuh. Umumnya bilirubin dikeluarkan melewati feses, dan lainnya lewat urin. Apabila bilirubin  menumpuk banyak dalam hati, menumpuk terus di dalam darah dan tersimpan lalu adapula di bawah kulit. Kemudian setelah proses selesai hasilnya, badan menjadi gatal, yang biasa dialami pada sakit kuning. Adanya badan gatal yakni gejala Penyakit kuning karena adanya garam empedu.

Di bagian dalam garam empedu disebut juga zat pruritogenik. Namun ada perbedaan antara keduanya, pada keluhan gatal kerena garam empedu sebelum muncul warna kulit menjadi kuning. Walaupun terjadinya badan gatal namun tidak memiliki bekas maupun bengkak. Penyakit kuning atau sakit kuning bisa disebut juga dengan jaundice adalah  keadaan kulit memiliki bagian putih pada mata yang mempunyai warna  kuning yang disebabkan  karena tingginya kadar bilirubin. Adanya bilirubin pecahan dari sel darah merah sebelum terbentuk. Umumnya pada mengeluarkan bilirubin bisa menuju hati akan tetapi bayi yang baru lahir  mempunyai hati yang belum matang (imatur), seringkali bilirubin menumpuk lebih banyak daripada kemampuan pada tubuhnya, kemudian hingga bisa di sebut penyakit kuning. Penyakit yang umum yang sering terjadi penyakit yang akan dialami bayi baru lahir, akan tetapi terkadang dapat terjadi pada pertumbuhan anak-anak. Terkadang tidak perlu diobati karena bisa menghilang dengan sendirinya untuk selebihnya penyakit kuning terjadi pengaruh dari penyakit lainnya sehingga dapat memberikan dampak tersebut. Pada dasarnya memang penyakit tersebut hanya sementara karena bisa hilang kapan saja tanpa ada obat.bilirubin merupakan  senyawa alami dari dalam tubuh kemudian  terbentuk dari pemecahan sel darah merah. Dan untuk tubuh umumnya dapat menghasilkan bilirubin melalui hati.

Penyebab

Penyakit kuning terjadi karena  penumpukan zat  bilirubin di dalam aliran darah. Bilirubin di bentuk  dari penghancuran jaringan darah merah. Pada orang normal kadar bilirubin dapat kembali normal sesuai dengan usianya. Untuk orang dewasa, kadar bilirubin normal yakni di bawah 1,2 mg/dL. Pada anak-anak yang sekiranya di bawah usia 18 tahun, memiliki kadar bilirubin yang normal yakni di bawah 1 mg/dL. Teruntuk bayi yang baru lahir, kadar bilirubin normal tergantung kepada usia bayi baru lahir.

Pemeriksaan yang dilakukan orang dewasa dokter juga akan memeriksa adanya pengaruh dari penyakit lain. Pemeriksaan untuk kondisi tersebut kemungkinan dokter akan memberikan diagnosa pada gejala yang telah dialami lalu kemudian di diagnosa lagi, meliputi:

1. Panel virus hepatitis agar dapat mencari infeksi pada hati

2. Dilakukannya pemeriksaan pada hati untuk mengetahui kinerja hati

3. Pengecekan darah beserta hitungan jenis yang rendah. Umunya akan di lihat keadaan penderita adakah anemia dalam tubuhnya.

4. Ultrasound perut, agar dapat mendeteksi lebih banyak untuk pengumpulan data

5. CT scan perut, pemindaian untuk menghasilkan gambar agar lebih jelas ketika di lihat pada Penyakit kuning.

6. Endoscopic retrograde cholangiopancreatography dan percutaneous transhepatic cholangiogram (PTCA)

7. Pemeriksaan  kolesterol, adanya kadar kolesterol dapat dilakukan pemeriksaan apabila kadar tinggi kemungkinan dapat meningkatkan risiko untu terserang penyakit jantung, stroke, dan memberikan sirkulasi darah memburuk apabila pengecekan terhadap kolesterol daoat dilakukan untuk upaya pencegahan agar tidak memperburuk penyakit yang lainnya.

Referensi:

alodokter.com

hellosehat.com

halodoc.com

Referensi gambar;

guesehat.com

0 komentar:

Posting Komentar